Pastikan polanya cukup stabil
Jika setiap kasus selalu membutuhkan keputusan baru, automasi penuh mungkin bukan pilihan yang tepat. Mulailah dari bagian yang polanya tetap: menerima data, memeriksa kelengkapan, memberi nomor, mengirim notifikasi, atau membuat tugas.
Hitung biaya pengecualian
Sebuah workflow dapat menangani delapan dari sepuluh kasus dengan baik, lalu menghabiskan banyak waktu pada dua kasus sisanya. Jalur pengecualian perlu dirancang sejak awal. Siapa yang menerima kasusnya, informasi apa yang ikut dikirim, dan bagaimana proses kembali berjalan setelah diperbaiki?
Jangan sembunyikan status
Automasi yang tidak terlihat membuat tim sulit membedakan proses yang sedang berjalan dari proses yang macet. Status, waktu terakhir, pemilik, dan alasan kegagalan harus dapat diperiksa tanpa membuka log teknis.
Mulai dari satu batas proses
Alih-alih mengotomatiskan seluruh perjalanan pelanggan sekaligus, pilih satu perpindahan yang jelas. Misalnya, dari form masuk sampai tugas sales dibuat. Batas yang kecil membuat pengujian lebih jujur dan perbaikannya tidak mengganggu semua orang.